Senin, 13 Januari 2014

Tahap Pengecekan Kendaraan

Beberapa hari kemudian setelah Kia Carnival masuk garasi, tiba saatnya pengecekan seluruh sistem permesinan dan seluruh pendukungnya. Mulai dari Engine Management, Cooling System, AC, Heater, Electrical dan lain-lain.

1. Mesin
Pada sektor mesin nampak hanya suara "tek-tek" di bagian head cylinder, menurut mekanik yang melakukan pemeriksaan bunyi tersebut adalah HLA (Hydraulic Lash Adjusters). Menurut mekanik bunyi tersebut tidak akan berpengaruh atau berdampak pada mesin secara keseluruhan dalam jangka pendek, tapi bila tidak lekas diperbaiki maka akan merakibat fatal juga.

Menurut mekanik, adapun  penyebab terjadinya bunyi pada HLA adalah sebagai berikut :
1. Oli tidak lancar saat mesin aktif atau hidup.
2. Ada penyumbatan pada saluran oli bagian bawah.
3. Pompa oli yang sudah mulai lemah
4. HLA yg sudah tidak berfungsi dengan baik.
5. Oli terlalu kental.

Penanggulangan awal sebelum memutuskan untuk tahap perbaikan yaitu dengan cara menguras oli dan mengganti dengan spesifikasi standar pabrikan yaitu  dengan oli bernilai kekentalan SAE 10/40 paling kental batas toleransi 15/40. Tapi bila Carnival belum pernah overhoul maka harus menggunakan yang lebih encer lagi sekitar 5/30.

2. Pemeriksaan Sistim Manajemen Mesin (Engine Management System) dengan Scanner
Carnival saat tiba di bengkel menunggu giliran penanganan mekanik.

Siap di scan...


Hasil scan
besambung...

Sabtu, 11 Januari 2014

Memilih Mobil

Awalnya ketertarikan dengan kendaraan berjenis MPV (Multi Purpose Vehicle)   adalah kendaraan keluarga, memiliki kabin yang luas, muat banyak dan mewah. Dengan anggaran yang terbatas, saya merencanakan mobil bekas yang diproduksi sekitar tahun 2000/2001.
Saat menentukan mobil, ada 3 pilihan mobil yang saya incar yaitu Honda Odyssey, Honda Stream dan Kia Carnival.

Setelah menimbang-nimbang dan mencari informasi sana sini akhirnya pilihan jatuh pada mobil Kia Carnival tahun 2000,  yang super bongsor dan mewah, dengan kabin yang dapat mengisi hingga 8 penumpang. Dengan spesifikasi teknis eksterior dan interior lumayan bagus di tahun keluarannya. Ya mungkin bila dibandingkan saat ini sekelas dengan mobil-mobil mewah seperti Toyota Alphard, Nissan Elgrand ataupun Mazda 8.
Mulailah saat itu saya berburu si bongsor ini, melalui media internet maupun iklan di koran-koran.

Singkat cerita, si bongsor negara ginseng ini telah didapat, dengan nego yang sangat alot dan bertubi-tubi akhirnya saya dapat menebus dengan mahar yang cukup dengan anggaran di celengan bambu saya, hehehe....
Harga penawaran si penjual juga tidak terlalu tinggi. Setelah kami bernegosiasi jatuhlah pada harga kesepakatan dan mobil Carnival sudah bisa dibawa pulang dan masuk garasi, walaupun pengetahuan dalam mobil ini masih relatif minim. *nekat.com
Penampakan...

Saat itu kondisi mesin masih agak bagus, eksterior dan interior seimbang dengan harganya. Adapun kekurangan-kekurangan yang terlihat kasat mata antara lain :
1. Suara mesin agak sedikit kasar karena ada bunyi tek-tek.
2. Bemper banyak baret-baret dan lampu fog lamp mati.
3. Interior kusam dan agak kotor.
4. Bangku supir sudah mulai pecah-pecah (wajar karena umur)
5. Auto Retrack spion mati.
Selebihnya kondisi yang lainya masih normal dan baik.
Begitulah kira-kira hasil perburuan mobil Kia Carnival idaman saya.
Link Spesifikasi Kia Carnival :
http://www.automobile-catalog.com/make/kia/carnival_1gen/carnival_1gen_1/2000.html

*bersambung ke pemeriksaan kondisi mobil.